Asalamualaikum , warohmatulloh saudaraku,ya ukhti dan akhi , ,
dalam kesempatan kali ini saya akan berbagi ilmu sedikit tentang pentingnya sikap rendah hati untuk kenyaman,keindahan,dan ketenangan dalam hati kita ,namun tentu saja juga bagi orang lain ,,dalam sikap rendah hati ini sudah di contohkan dengan sikap dan perilaku pemimpin dan tuntunan kita yaitu Rasul kita MUHAMMAD SAW. .
dalam kisah yang pertama...:
"Suatu hari, ketika Rasul di pasar Ia di panggil."Hai,,Rasul..Hai Rasul" Rasulpun menoleh dan dan ia tidak hanya menoleh dengan kepalanya saja namun,dengan semua seluruh tubuhnya pun membalik badan.dan ketika Rasul tau bahwa yang memanggil orang kaya.Rasul tidak bergerak sedikitpun dari tempat ia berdiri dengan alasan biar orang kaya itu yang menghampiri Rasul.dan ketika ada orang yang memanggilnya seperti itu lagi,namun Rasul tau bahwa yang memanggil itu orang miskin.Rasul langsung lari menghampiri orang miskin itu tanpa membiarkan orang miskin itu melangkah walaupun satu langkah untuk menemui Rasul."
namun mungkin ada pertanyaan yang terbesit dalam pikiran,,mengapa Rasul melakukan hal itu??
Jawabanya adalah"karena seandainya Rasul mendatangi orang kaya itu akan membuat iri orang miskin"
Kisah yang ke dua.....
Rasulullah Saw.Bersabda:"seorang hamba yang memberi maaf akan di tambah kemuliannya,dan seorang hamba yang rendah hati karena ALLAH akan di angkat derajatnya,Anas r.a meriwayatkan tentang sifat rendah hati Nabi SAW. bahwa seorang budak diantara budak-budak madinah memegang tangan Nabi SAW dan pergi bersamanya kemana di suka dan Nabi memenuhi keinginannya"(HR.BUKHARI)
semoga kedua kisah ini dapat bermanfaat bagi sesama dan selalu mengingat betapa ALLAH SWT sangat mencintai kita dan tak lupa RASUL kita yang selalu mengutamakan umat-nya..
Saudaraku ukhti maupun akhi mungkin bagi kalian shalat subuh adalah shalat yang begitu menyusahkan diri,menggangu perjalanan mimpi,bahkan membuat diri antum kesal karena harus memaksa mata yang tertutup menjadi terbuka,tidak hanya itu kita harus pula bangkit dan bangun dari kedinginan untuk shalat subuh...
TAPI semua keluhan tadi ndak akan pernah antum rasakan jika antum tau khasiat dan kegunaan shalat subuh itu begitu DAHSYAT bagi kita....ini saya akan berbagi beberapa hadis dari RASUL kita MUHAMMAD SAW. yang InsyaAllah akan membuat kita semangat melakukan shalat subuh dan menambah iman dan rasa cinta kita terhadap NABI dan TUHAN kita....
#Rasulullah SAW bersabda:"batas antara kita dan orang-orang munafik adalah melaksanakan shalat isya' dan shalat subuh tepat pada waktunya,sebab orang-orang munafik tidak sanggup melakukan hal itu"(HR.MALIK)
#Rasululah SAW bersabda"siapa saja yang shalat isya' berjamaah,seakan-akan dia telah shalat setengah malam.dan siapa yang shalat subuh berjamaah seakan-akan dia telah melaksanakan shalat semalam suntuk"(HR.MUSLIM)
#Rasulullah SAW bersabda:"tidak akan masuk neraka orang yang mendirikan shalat sebelum matahari terbit dan shalat sebelum matahari terbenam"(HR.MUSLIM)
tidak ada nikmat yang lebih indah kecuali nikmat yang di berikan dari ALLAH SWT kepada kita , ,
TAPI semua keluhan tadi ndak akan pernah antum rasakan jika antum tau khasiat dan kegunaan shalat subuh itu begitu DAHSYAT bagi kita....ini saya akan berbagi beberapa hadis dari RASUL kita MUHAMMAD SAW. yang InsyaAllah akan membuat kita semangat melakukan shalat subuh dan menambah iman dan rasa cinta kita terhadap NABI dan TUHAN kita....
#Rasulullah SAW bersabda:"batas antara kita dan orang-orang munafik adalah melaksanakan shalat isya' dan shalat subuh tepat pada waktunya,sebab orang-orang munafik tidak sanggup melakukan hal itu"(HR.MALIK)
#Rasululah SAW bersabda"siapa saja yang shalat isya' berjamaah,seakan-akan dia telah shalat setengah malam.dan siapa yang shalat subuh berjamaah seakan-akan dia telah melaksanakan shalat semalam suntuk"(HR.MUSLIM)
#Rasulullah SAW bersabda:"tidak akan masuk neraka orang yang mendirikan shalat sebelum matahari terbit dan shalat sebelum matahari terbenam"(HR.MUSLIM)
tidak ada nikmat yang lebih indah kecuali nikmat yang di berikan dari ALLAH SWT kepada kita , ,
Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali bertanya, pertama,"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "Mati". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati.
Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah "masa lalu". Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.
Lalu Imam Ghozali meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga. "Apa yang paling besar di dunia ini?". Murid-muridnya ada yang menjawab gunung, bumi, dan matahari. Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "Nafsu" (Al A'Raf 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.
Pertanyaan keempat adalah, "Apa yang paling berat di dunia ini?".Ada yang menjawab baja, besi, dan gajah. Semua jawaban sampean benar, kata Iimam Ghozali, tapi yang paling berat adalah "memegang AMANAH" (Al Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya.
Pertanyaan yang kelima adalah, "Apa yang paling ringan di dunia ini?".Ada yang menjawab kapas, angin, debu, dan daun-daunan. Semua itu benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkan Sholat". Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan sholat, gara-gara meeting kita tinggalkan sholat. Lantas pertanyaan ke enam adalah, "Apakah yang paling tajam di dunia ini?". Murid-muridnya menjawab dengan serentak, pedang... Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah "lidah manusia". Karena melalui lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukaiperasaan saudaranya sendiri.
Langganan:
Komentar (Atom)