Assalamu’alaikum Wr.Wb
Segala puji bagi Allah dan sholawat salam kepada
Nabi Muhammad saw, Utasdz tang terhormat, saya ingin menanyakan satu perkara
yaitu mengenai Minyak wangi yang dipakai untuk sembahyang berjama’ah, Bagaimana
kalau kita memakai minyak wangi yang mengandung Alkohol?
Jawab :
Akhi fillah, Wa'alaikum Salâm Warahmatullâhi Wa barokâtuh
Hukum asalnya, bahwa wewangian dan hal-hal yang baik itu adalah
dibolehkan kecuali karena sudah diketahui terdapat larangannya di dalam syara’
disebabkan kondisinya sebagai sesuatu yang memabukkan, terdapat najis padanya,
dan sebagainya. Dalam hal ini, diantara ulama ada yang memilah antara yang kadar
alkoholnya banyak dan tidaknya, maka yang kadar alkoholnya lebih sedikit tidak
apa-apa sedangkan yang lebih banyak kadar alkoholnya tidak dibolehkan. Tetapi
jenis COLOGNE sudah terbukti mengandung unsur spirtus yang memabukkan
berdasarkan kesaksian tim dokter. (Lihat: Majalah al-Buhûts al-‘Ilmiyyah, volume
33, hal. 116, fatwa Syaikh Bin Baz).
Saran kami, bila dapat mengupayakan
yang tanpa alkohol tersebut, maka itu lebih baik dan terhindar dari perbedaan
pendapat tersebut. Wallahu a'lam.
Wassalamu 'alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuhu.
alsofwa.or.id
1. Apa manfa'at, makna syahadat?
2. Adakah syarat, rukun, pembatalan dari syahadat itu? sedangkan rukun islam yang lain ada, misalnya ada tolong di uraikan.
Jawab :
1. Syahadat artinya kesaksian. Kesaksian bahwa tiada Allah selain Allah itu sendiri, dan Nabi Muhammad adalah utusanNYA. Syahadat ini tolok ukur seseorang dianggap sebagai muslim atau tidak. Jika dia mau bersaksi/bersyahadat lahir-batin maka dia menjadi muslim, bila tidak ya tidak.
2. Syahadat adalah rukun atau tiang (agama) Islam yang pertama. Kedua shalat, ketiga zakat, keempat puasa, dan kelima haji. Tanpa didahului syahadat ibadah-ibadah lainnya termasuk keempat rukun setelah syahat di atas tidak sah. Misal saja orang non muslim melakukan shalat, puasa, dll, maka ibadah-ibadahnya tersebut tidak diterima. Syahadat yang dilakukan seseorang otomatis menjadi batal jika dia melakukan hal-hal yang menjadikannya kafir. Misal, ia tidak mengakui kenabian Muhammad saw., tidak mengakui bahwa puasa Ramadan itu wajib, dll.
sumber : pesantrenvirtual.com
2. Adakah syarat, rukun, pembatalan dari syahadat itu? sedangkan rukun islam yang lain ada, misalnya ada tolong di uraikan.
Jawab :
1. Syahadat artinya kesaksian. Kesaksian bahwa tiada Allah selain Allah itu sendiri, dan Nabi Muhammad adalah utusanNYA. Syahadat ini tolok ukur seseorang dianggap sebagai muslim atau tidak. Jika dia mau bersaksi/bersyahadat lahir-batin maka dia menjadi muslim, bila tidak ya tidak.
2. Syahadat adalah rukun atau tiang (agama) Islam yang pertama. Kedua shalat, ketiga zakat, keempat puasa, dan kelima haji. Tanpa didahului syahadat ibadah-ibadah lainnya termasuk keempat rukun setelah syahat di atas tidak sah. Misal saja orang non muslim melakukan shalat, puasa, dll, maka ibadah-ibadahnya tersebut tidak diterima. Syahadat yang dilakukan seseorang otomatis menjadi batal jika dia melakukan hal-hal yang menjadikannya kafir. Misal, ia tidak mengakui kenabian Muhammad saw., tidak mengakui bahwa puasa Ramadan itu wajib, dll.
sumber : pesantrenvirtual.com
Diriwayatkan bahwa pada suatu hari Rasulullah S.A.W sedang duduk bersama para
sahabat, kemudian datang pemuda Arab masuk ke dalam masjid dengan menangis.
Apabila Rasulullah S..A.W melihat pemuda itu menangis maka baginda pun berkata, "Wahai orang muda kenapa kamu menangis?"
Maka berkata orang muda itu, "Ya Rasulullah S.A.W, ayah saya telah meninggal dunia dan tidak ada kain kafan dan tidak ada orang yang hendak memandikannya."
Lalu Rasulullah S.A.W memerintahkan Abu Bakar r.a. dan Umar r.a. ikut orang muda itu untuk melihat masalahnya. Setelah mengikut orang itu, maka Abu Bakar r.a dan Umar r.s. mendapati ayah orang mudah itu telah bertukar rupa menjadi babi hitam, maka mereka pun kembali dan memberitahu kepada Rasulullah S.A.W, "Ya Rasulullah S.A.W, kami lihat mayat ayah orang ini bertukar menjadi babi hutan yang hitam."
Kemudian Rasulullah S.A.W dan para sahabat pun pergi ke rumah orang muda dan baginda pun berdoa kepada Allah S.W.T, kemudian mayat itu pun bertukar kepada bentuk manusia semula. Lalu Rasulullah S.A.W dan para sahabat menyembahyangkan mayat tersebut.
Apabila mayat itu hendak dikebumikan, maka sekali lagi mayat itu berubah menjadi seperti babi hutan yang hitam, maka Rasulullah S.A.W pun bertanya kepada pemuda itu, "Wahai orang muda, apakah yang telah dilakukan oleh ayahmu sewaktu dia di dunia dulu?"
Berkata orang muda itu, "Sebenarnya ayahku ini tidak mahu mengerjakan solat." Kemudian Rasulullah S.A.W bersabda, "Wahai para sahabatku, lihatlah keadaan orang yang meninggalkan sembahyang. Di hari kiamat nanti akan dibangkitkan oleh Allah S.W.T seperti babi hutan yang hitam."
Di zaman Abu Bakar r.a ada seorang lelaki yang meninggal dunia dan sewaktu mereka menyembahyanginya tiba-tiba kain kafan itu bergerak. Apabila mereka membuka kain kafan itu mereka melihat ada seekor ular sedang membelit leher mayat tersebut serta memakan daging dan menghisap darah mayat.
Lalu mereka cuba membunuh ular itu. Apabila mereka cuba untuk membunuh ular itu, maka berkata ular tersebut, "Laa ilaaha illallahu Muhammadu Rasulullah, menagapakah kamu semua hendak membunuh aku? Aku tidak berdosa dan aku tidak bersalah. Allah S.W.T yang memerintahkan kepadaku supaya menyeksanya sehingga sampai hari kiamat."
Lalu para sahabat bertanya, "Apakah kesalahan yang telah dilakukan oleh mayat ini?". Berkata ular, "Dia telah melakukan tiga kesalahan, di antaranya :
- Apabila dia mendengar azan, dia tidak mahu datang untuk sembahyang berjamaah.
- Dia tidak mahu keluarkan zakat hartanya.
- Dia tidak mahu mendengar nasihat para ulama.
Maka inilah balasannya.
sumber:br 4
Apabila Rasulullah S..A.W melihat pemuda itu menangis maka baginda pun berkata, "Wahai orang muda kenapa kamu menangis?"
Maka berkata orang muda itu, "Ya Rasulullah S.A.W, ayah saya telah meninggal dunia dan tidak ada kain kafan dan tidak ada orang yang hendak memandikannya."
Lalu Rasulullah S.A.W memerintahkan Abu Bakar r.a. dan Umar r.a. ikut orang muda itu untuk melihat masalahnya. Setelah mengikut orang itu, maka Abu Bakar r.a dan Umar r.s. mendapati ayah orang mudah itu telah bertukar rupa menjadi babi hitam, maka mereka pun kembali dan memberitahu kepada Rasulullah S.A.W, "Ya Rasulullah S.A.W, kami lihat mayat ayah orang ini bertukar menjadi babi hutan yang hitam."
Kemudian Rasulullah S.A.W dan para sahabat pun pergi ke rumah orang muda dan baginda pun berdoa kepada Allah S.W.T, kemudian mayat itu pun bertukar kepada bentuk manusia semula. Lalu Rasulullah S.A.W dan para sahabat menyembahyangkan mayat tersebut.
Apabila mayat itu hendak dikebumikan, maka sekali lagi mayat itu berubah menjadi seperti babi hutan yang hitam, maka Rasulullah S.A.W pun bertanya kepada pemuda itu, "Wahai orang muda, apakah yang telah dilakukan oleh ayahmu sewaktu dia di dunia dulu?"
Berkata orang muda itu, "Sebenarnya ayahku ini tidak mahu mengerjakan solat." Kemudian Rasulullah S.A.W bersabda, "Wahai para sahabatku, lihatlah keadaan orang yang meninggalkan sembahyang. Di hari kiamat nanti akan dibangkitkan oleh Allah S.W.T seperti babi hutan yang hitam."
Di zaman Abu Bakar r.a ada seorang lelaki yang meninggal dunia dan sewaktu mereka menyembahyanginya tiba-tiba kain kafan itu bergerak. Apabila mereka membuka kain kafan itu mereka melihat ada seekor ular sedang membelit leher mayat tersebut serta memakan daging dan menghisap darah mayat.
Lalu mereka cuba membunuh ular itu. Apabila mereka cuba untuk membunuh ular itu, maka berkata ular tersebut, "Laa ilaaha illallahu Muhammadu Rasulullah, menagapakah kamu semua hendak membunuh aku? Aku tidak berdosa dan aku tidak bersalah. Allah S.W.T yang memerintahkan kepadaku supaya menyeksanya sehingga sampai hari kiamat."
Lalu para sahabat bertanya, "Apakah kesalahan yang telah dilakukan oleh mayat ini?". Berkata ular, "Dia telah melakukan tiga kesalahan, di antaranya :
- Apabila dia mendengar azan, dia tidak mahu datang untuk sembahyang berjamaah.
- Dia tidak mahu keluarkan zakat hartanya.
- Dia tidak mahu mendengar nasihat para ulama.
Maka inilah balasannya.
sumber:br 4
Imam Ahmad meriwayatkan dari Muhammad bin Qais bin Ubadah, dia berkata, "Aku
sedang berada di masjid. Tiba-tiba datanglah seorang yang di wajahnya ada tanda
kekusyukan. Dia shalat dua rakaat secara singkat. Orang-orang berkata, 'Orang
ini ahli surga.'
Setelah dia keluar, maka saya mengikutinya sampai di rumahnya, lalu aku ikut masuk kerumahnya. Kami bercakap-cakap, dan setelah akrab aku bertanya, 'Ketika engkau masuk mesjid, orang-orang mengatakan bahwa engkau ahli surga.' Dia menanggapi, 'Mahasuci Allah. Tidak selayaknya seseorang mengatakan sesuatu yang tidak diketahuinya.'
Saya akan bercerita kepadamu mengapa saya demikian. Sesungguhnya aku bermimpi seolah-olah aku berada di taman nan hijau. Ibnu Aun berkata: "Orang itu menceritakan kehijauan dan keluasan taman.'Di tengah-tengah taman ada tiang besi. Bagian bawahnya menancap ke bumi dan bagian atasnya menjulang ke langit. Pada bagian tengahnya ada tali. Tiba-tiba dikatakan kepadaku, 'Naiklah!'
Maka aku menjawab, 'Aku tidak bisa.'
Kemudian datanglah pelayan.
Ibnu Aun berkata, "Pelayan itu seorang pemuda. Pelayan menyingsingkan bajuku dari belakang seraya berkata, 'Naiklah!' Maka akupun naik hingga berhasil memegang tali.
Dia berkata, 'Peganglah tali itu.' Maka aku terbangun dan tali itu benar-benar ada ditanganku. Kemudian aku menemui Rasulullah saw. dan menceritakan kejadian itu kepada beliau. Maka beliau bersabda, 'Taman itu melambangkan taman Islam, tiang itu melambangkan tiang Islam, dan tali itu adalah tali yang kokoh. Kamu akan senantiasa memeluk Islam hingga mati.'
Hadist ini dikemukakan dalam shahihain. Orang itu adalah Abdullah bin Salam r.a.
sumber : kisah-kisah islam.help by heksa
Setelah dia keluar, maka saya mengikutinya sampai di rumahnya, lalu aku ikut masuk kerumahnya. Kami bercakap-cakap, dan setelah akrab aku bertanya, 'Ketika engkau masuk mesjid, orang-orang mengatakan bahwa engkau ahli surga.' Dia menanggapi, 'Mahasuci Allah. Tidak selayaknya seseorang mengatakan sesuatu yang tidak diketahuinya.'
Saya akan bercerita kepadamu mengapa saya demikian. Sesungguhnya aku bermimpi seolah-olah aku berada di taman nan hijau. Ibnu Aun berkata: "Orang itu menceritakan kehijauan dan keluasan taman.'Di tengah-tengah taman ada tiang besi. Bagian bawahnya menancap ke bumi dan bagian atasnya menjulang ke langit. Pada bagian tengahnya ada tali. Tiba-tiba dikatakan kepadaku, 'Naiklah!'
Maka aku menjawab, 'Aku tidak bisa.'
Kemudian datanglah pelayan.
Ibnu Aun berkata, "Pelayan itu seorang pemuda. Pelayan menyingsingkan bajuku dari belakang seraya berkata, 'Naiklah!' Maka akupun naik hingga berhasil memegang tali.
Dia berkata, 'Peganglah tali itu.' Maka aku terbangun dan tali itu benar-benar ada ditanganku. Kemudian aku menemui Rasulullah saw. dan menceritakan kejadian itu kepada beliau. Maka beliau bersabda, 'Taman itu melambangkan taman Islam, tiang itu melambangkan tiang Islam, dan tali itu adalah tali yang kokoh. Kamu akan senantiasa memeluk Islam hingga mati.'
Hadist ini dikemukakan dalam shahihain. Orang itu adalah Abdullah bin Salam r.a.
sumber : kisah-kisah islam.help by heksa
Abul-Laits Assamarqandi meriwayatkan kepada sanadnya dari Jabir bin Abdillah
r.a. berkata Rasulullah S.A.W bersabda : "Allah S.W.T. telah memberikan kepada
Nabi Musa bin Imran a.s. dalam alwaah 10 bab :
Wahai Musa jangan menyekutukan aku dengan suatu apa pun bahwa aku telah memutuskan bahwa api neraka akan menyambar muka orang-orang musyrikin.
Taatlah kepada-Ku dan kedua orang tuamu nescaya Aku peliharamu dari sebarang bahaya dan akan Aku lanjutkan umurmu dan Aku hidupkan kamu dengan penghidupan yang baik.
Jangan sekali-kali membunuh jiwa yang Aku haramkan kecuali dengan hak nescaya akan menjadi sempit bagimu dunia yang luas dan langit dengan semua penjurunya dan akan kembali engkau dengan murka-Ku ke dalam api neraka.
Jangan sekali-kali sumpah dengan nama-Ku dalam dusta atau durhaka sebab Aku tidak akan membersihkan orang yang tidak mensucikan Aku dan tidak mengagung-agungkan nama-Ku.
Jangan hasad dengki dan irihati terhadap apa yang Aku berikan kepada orang-orang, sebab penghasut itu musuh nikmat-Ku, menolak kehendak-Ku, membenci kepada pembahagian yang Aku berikan kepada hamba-hamba-Ku dan sesiapa yang tidak meninggalkan perbuatan tersebut, maka bukan daripada-Ku.
Jangan menjadi saksi terhadap apa yang tidak engkau ketahui dengan benar-benar dan engkau ingati dengan akalmu dan perasaanmu sebab Aku menuntut saksi-saksi itu dengan teliti atas persaksian mereka.
Jangan mencuri dan jangan berzina isteri jiran tetanggamu sebab nescaya Aku tutup wajah-Ku daripadamu dan Aku tutup pintu-pintu langit daripadanya.
Jangan menyembelih korban untuk selain dari-Ku sebab Aku tidak menerima korban kecuali yang disebut nama-Ku dan ikhlas untuk-Ku.
Cintailah terhadap sesama manusia sebagaimana yang engkau suka terhadap dirimu sendiri.
Jadikan hari Sabtu itu hari untuk beribadat kepada-Ku dan hiburkan anak keluargamu. Kemudian Rasulullah S.A.W bersabda lagi : "Sesungguhnya Allah S.W.T menjadikan hari Sabtu itu hari raya untuk Nabi Musa a.s. dan Allah S.W.T memilih hari Juma'at sebagai hari raya untukku."
sumber : File 1001 KisahTeladan by Heksa
Wahai Musa jangan menyekutukan aku dengan suatu apa pun bahwa aku telah memutuskan bahwa api neraka akan menyambar muka orang-orang musyrikin.
Taatlah kepada-Ku dan kedua orang tuamu nescaya Aku peliharamu dari sebarang bahaya dan akan Aku lanjutkan umurmu dan Aku hidupkan kamu dengan penghidupan yang baik.
Jangan sekali-kali membunuh jiwa yang Aku haramkan kecuali dengan hak nescaya akan menjadi sempit bagimu dunia yang luas dan langit dengan semua penjurunya dan akan kembali engkau dengan murka-Ku ke dalam api neraka.
Jangan sekali-kali sumpah dengan nama-Ku dalam dusta atau durhaka sebab Aku tidak akan membersihkan orang yang tidak mensucikan Aku dan tidak mengagung-agungkan nama-Ku.
Jangan hasad dengki dan irihati terhadap apa yang Aku berikan kepada orang-orang, sebab penghasut itu musuh nikmat-Ku, menolak kehendak-Ku, membenci kepada pembahagian yang Aku berikan kepada hamba-hamba-Ku dan sesiapa yang tidak meninggalkan perbuatan tersebut, maka bukan daripada-Ku.
Jangan menjadi saksi terhadap apa yang tidak engkau ketahui dengan benar-benar dan engkau ingati dengan akalmu dan perasaanmu sebab Aku menuntut saksi-saksi itu dengan teliti atas persaksian mereka.
Jangan mencuri dan jangan berzina isteri jiran tetanggamu sebab nescaya Aku tutup wajah-Ku daripadamu dan Aku tutup pintu-pintu langit daripadanya.
Jangan menyembelih korban untuk selain dari-Ku sebab Aku tidak menerima korban kecuali yang disebut nama-Ku dan ikhlas untuk-Ku.
Cintailah terhadap sesama manusia sebagaimana yang engkau suka terhadap dirimu sendiri.
Jadikan hari Sabtu itu hari untuk beribadat kepada-Ku dan hiburkan anak keluargamu. Kemudian Rasulullah S.A.W bersabda lagi : "Sesungguhnya Allah S.W.T menjadikan hari Sabtu itu hari raya untuk Nabi Musa a.s. dan Allah S.W.T memilih hari Juma'at sebagai hari raya untukku."
sumber : File 1001 KisahTeladan by Heksa
Seseorang bertanya kepada Aisyah r.h.a, "Beritahukanlah kepadaku sesuatu yang luar biasa pada diri Rasulullah SAW. yang pernah engkau lihat." Jawab Aisyah r.ha., "Manakah perbuatan beliau yang tidak luar biasa ? Pernah pada suatu malam beliau berbaring bersamaku , lalu beliau berkata ,"Sekarang biarkanlah aku beribadah kepada Allah." Beliau bangun dari tempat tidurnya , lalu mengerjakan Shalat . Baru saja selesai shalat , beliau langsung menangis bercucuran air mata sehingga membasahi dada beliau. Kemudian beliau Ruku' sambil menangis . Ketika sujud , beliaupun menangis dan bangun dari sujud pun masih menangis , hingga Bilal r.a datang mengumandangkan adzan subuh . Aku berkata , "Ya Rasulullah , mengapa engkau menangis seperti itu , bukanlah engkau orang yang ma'sum , dan Allah telah berjanji akan mengampuni dosa-dosamu , baik yang akan datang dan yang telah lalu (Jika ada)?" Jawab Nabi SAW., "Tidaklah sepatutnya aku menjadi hamba-Nya yang bersyukur ?" Lalu Beliau bersabda , "Mengapa aku tudak berbuat demikian ? Padahal Allah SWT telah berfirman:
"Sesungguhnya dalam penciptaann langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi mereka yang berakal. Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri dan duduk ataupun pada waktu berbaring dan memikirkan tentang kejadian langit dan bumi lalu berkata , "Ya Rabb kami, tidaklah Engkau ciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau , maka lindungilah kami dari adzab neraka." (Q.S. Ali Imran : 190-191)
Asalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh,
robighfiri waliwalidaya walil mu'mini naa amin
apa kabar?semoga LindunganNya selalu menyertai di setiap langkah dan niat dalam batinmu,
saudaraku hidup adalah pembelajaran
belajar selalu bersyukur,meski tak cukup
belajar selalu memahami,meski tak sehati
belajar selalu ikhlas,meski tak rela
belajar selalu bersabar,meski selalu terbebani
belajar selalu setia meski selalu di khianati
belajar untuk tahu meski tak mudah untuk menahan malu
belajar untuk meyakini ,meski diri tak mampu
belajar untuk tersenyum,walaupun hanya sekuntum
belajar untuk menerima walaupun tak enak di rasa
belajar selalu mengkaji Al-Qur'an meski banyak godaan
belajar untuk membaca meski mata pun sudah berkaca-kaca
belajar untuk mencintai-Nya meski terasa susah dalam dada
belajar dan terus belajar dengan keyakinan setegar karang
hati seperti gelombang air laut,pasang surut terkadang terbawa arus
tetaplah belajar sabar untuk tetap berada di jalan yang Kau rasa benar
belajar untuk menjadi lebih baik dari yang terbaik
Allah akan meninggikan beberapa derajat sesorang yang berilmu...
Ilmu tak akan membuat kita merugi jika kita tahu apa yang harus kita bagi
tak ada yag menyelamatkan kita selain Ilmu dan Amal...
uangmu,mobilmu,handphonemu,laptopmu,baju baru mu,sepatu barumu,spring bed yang ada di kamarmu,,tak akan kau bawa ketika ajal menjemputmu...
tanahlah yang menjadi spring bed mu
tanahlah yang menjadi bantalmu
cacing dan seranggalah yang menjadi gulingmu
namun Amal dan ilmu lah yang menjadi penyelamatkanmu...
tetap semangat saudaraku,,
ALLAHU AKBAR
robighfiri waliwalidaya walil mu'mini naa amin
apa kabar?semoga LindunganNya selalu menyertai di setiap langkah dan niat dalam batinmu,
saudaraku hidup adalah pembelajaran
belajar selalu bersyukur,meski tak cukup
belajar selalu memahami,meski tak sehati
belajar selalu ikhlas,meski tak rela
belajar selalu bersabar,meski selalu terbebani
belajar selalu setia meski selalu di khianati
belajar untuk tahu meski tak mudah untuk menahan malu
belajar untuk meyakini ,meski diri tak mampu
belajar untuk tersenyum,walaupun hanya sekuntum
belajar untuk menerima walaupun tak enak di rasa
belajar selalu mengkaji Al-Qur'an meski banyak godaan
belajar untuk membaca meski mata pun sudah berkaca-kaca
belajar untuk mencintai-Nya meski terasa susah dalam dada
belajar dan terus belajar dengan keyakinan setegar karang
hati seperti gelombang air laut,pasang surut terkadang terbawa arus
tetaplah belajar sabar untuk tetap berada di jalan yang Kau rasa benar
belajar untuk menjadi lebih baik dari yang terbaik
Allah akan meninggikan beberapa derajat sesorang yang berilmu...
Ilmu tak akan membuat kita merugi jika kita tahu apa yang harus kita bagi
tak ada yag menyelamatkan kita selain Ilmu dan Amal...
uangmu,mobilmu,handphonemu,laptopmu,baju baru mu,sepatu barumu,spring bed yang ada di kamarmu,,tak akan kau bawa ketika ajal menjemputmu...
tanahlah yang menjadi spring bed mu
tanahlah yang menjadi bantalmu
cacing dan seranggalah yang menjadi gulingmu
namun Amal dan ilmu lah yang menjadi penyelamatkanmu...
tetap semangat saudaraku,,
ALLAHU AKBAR
Langganan:
Postingan (Atom)